blog ini berisi mengenai materi pelajaran

Sosiologi sebagai Ilmu

No comments
Sosiologi sebagai Ilmu - Berhentilah sejenak! Kemudian renungkan, sampai pada materi ini. Apa yang sudah kamu pahami mengenai sosiologi? Pada subbab sebelumnya telah dibahas mengenai ilmu pengetahuan.

Sosiologi sebagai Ilmu


Sosiologi merupakan suatu ilmu pengetahuan. Telah dijelaskan sebelumnya bahwa ilmu adalah sekumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran (logika). Sosiologi telah memenuhi syarat-syarat ilmu tersebut. Oleh karena itu, sosiologi dapat disebut sebagai ilmu. Sebagai ilmu, sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri di mana objeknya adalah masyarakat. Menurut Harry M. Johnson dalam bukunya Sosiology: A Systemic Introduction (1967), setiap ilmu mempunyai karakteristik yang khas. Begitu juga sosiologi, karakteristik keilmuan sosiologi sebagai berikut.

a.Sosiologi bersifat empiris, artinya sosiologi itu mendasarkan diri pada observasi dan penalaran, bukan atas dasar wahyu atau hasil spekulasi.

b.Sosiologi bersifat teoretis, artinya sosiologi berusaha memberi ikhtisar (summary) yang menunjukkan hubungan pernyataan atau proporsi-proporsi secara logis.

c.Sosiologi bersifat kumulatif, artinya teori-teori sosiologi dibangun atas dasar teori yang sudah ada. Teori-teori baru yang lebih besar dan luas, pada dasarnya merupakan penyempurnaan teori-teori yang sudah ada.

d.Sosiologi bukan etika, artinya sosiologi bukan ajaran tentang tata susila. Para sosiolog tidak membicarakan apakah suatu tingkah laku sosial itu baik atau buruk. Tugas seorang sosiolog adalah  mengungkap atau menerangkan tindakan sosial sebagai fakta sosial.

Selain itu, apabila dilihat dari sifat hakikatnya, sosiologi mempu- nyai beberapa karakteristik. Di mana karakteristik-karakteristik tersebut mampu menentukan ilmu pengetahuan macam apakah sosiologi tersebut. Sifat hakikat sosiologi sebagai  berikut.

a.Sosiologi merupakan ilmu sosial bukan merupakan ilmu pengetahuan alam ataupun ilmu pengetahuan  kerohanian.

b.Sosiologi bersifat kategoris dan bukan normatif, artinya sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi dewasa ini dan bukan mengenai apa yang terjadi atau seharusnya.

c.Sosiologi merupakan ilmu murni dan bukan merupakan ilmu pengetahuan terapan.

d.Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak dan bukan ilmu pengetahuan yang konkret. Artinya, bahwa yang diperhatikan adalah bentuk dan pola-pola peristiwa dalam masyarakat, tetapi bukan wujudnya yang konkret.

e.Sosiologi bertujuan untuk mendapatkan pola-pola umum interaksi.

f.Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional.

g.Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang umum dan bukan merupakan ilmu pengetahuan yang khusus. Artinya, sosiologi mempelajari gejala umum yang ada pada setiap interaksi antarmanusia.




No comments :

Post a Comment