blog ini berisi mengenai materi pelajaran

Metode-Metode dalam Sosiologi

No comments
Metode-Metode dalam Sosiologi - Untuk memudahkan dalam memahami suatu ilmu pengetahuan, diperlukan metode-metode atau cara-cara tertentu. Cara-cara inilah yang akan kita pelajari pada pembahasan kali ini. Sosilogi merupakan ilmu pengetahuan yang mempunyai objek kajian mengenai perilaku sosial yang ada dalam suatu masyarakat. Oleh karenanya, Soerjono Soekanto membagi metode penelitian menjadi dua macam yaitu metode kualitatif dan kuantitatif.

Metode kualitatif mengutamakan bahan yang sukar diukur dengan angka. Misalnya tingkat partisipasi warga terhadap kebersihan desa atau bagaimana persepsi hidup sehat kaum pemulung, dan lain-lain. Metode ini kemudian diperluas menjadi tiga metode yang lebih spesifik antara lain metode historis, komparatif, dan case   study.
Metode-Metode dalam Sosiologi
Metode historis yaitu metode yang menggunakan analisis atas peristiwa dalam masa lampau untuk merumuskan prinsip-prinsip umum. Pengumpulan data dalam metode ini dengan cara menelusuri suatu histori/sejarah melalui dokumen-dokumen, benda-benda peninggalan sejarah yang dapat dijadikan sumber keterangan di masa lampau. Contoh, seorang sosiolog ingin menyelidiki akibat-akibat revolusi secara umum.

Metode komparatif, yaitu metode yang menggunakan perbedaan, persamaan, dan penyebabnya. Perbedaan dan persamaan tersebut bertujuan untuk mendapatkan petunjuk mengenai perilaku masyarakat pada masa silam dan sekarang. Hal ini juga digunakan untuk mengetahui tingkat peradaban yang dicapai suatu masyarakat. Metode case study yaitu metode untuk mempelajari sedalam- dalamnya satu gejala nyata dalam masyarakat. Metode case study digunakan untuk menelaah suatu keadaan kelompok, komunitas, lembaga, maupun individu. Peneliti yang menggunakan metode ini yakin bahwa penelaahan suatu persoalan khusus dapat menghasilkan dalil-dalil umum. Alat yang dipakai dalam metode case study   berupa wawancara, kuesioner, atau observasi  partisipasif.

Berbeda dengan metode kualitatif, metode kuantitatif lebih menggunakan bahan-bahan keterangan dengan angka-angka. Oleh karenanya gejala-gejala yang diteliti dapat diukur dengan mengguna- kan skala, indeks, tabel, dan formula yang menggunakan perhitungan matematika.



No comments :

Post a Comment